Meningkatkan Engagement dengan Konten Digital Interaktif

Meningkatkan Engagement dengan Konten Digital Interaktif

Penetrasi internet di Indonesia kian meluas. Data APJII menunjukkan, jumlah pengguna internet mencapai 171,17 juta di tahun 2018. Angka itu naik 27 juta atau 10,2% dibanding tahun sebelumnya. Pengguna internet dipastikan akan melaju lebih cepat seiring penyelesaian proyek Palapa Ring yang menjangkau 440 kota/kabupaten di seluruh Indonesia.

Masifnya jumlah pengguna internet di Indonesia ini membuka kesempatan sekaligus tantangan bagi perusahaan. Di satu sisi, perusahaan kini bisa memanfaatkan platform digital untuk menjangkau pelanggan potensial. Namun di sisi lain, perusahaan juga harus menciptakan konten yang memukau konsumen. 

Pasalnya, semua perusahaan akan sibuk bersaing merebut perhatian konsumen di ranah digital. Tanpa konten yang memikat, kesempatan bisnis yang terbuka pun tidak dapat kita manfaatkan secara maksimal.

Ciptakan Konten Interaktif

Salah satu cara mendapatkan perhatian konsumen adalah dengan membuat konten digital yang interaktif. Interaktif di sini maksudnya “menggoda” konsumen untuk berinteraksi atau melakukan sesuatu.

Mengapa konten interaktif efektif? Hal ini tidak lepas sifat dasar manusia yang ingin selalu berkompetisi. Disadari atau tidak, tiap individu selalu terdorong untuk lebih baik dari orang lain, atau setidaknya dari mayoritas orang. Selain itu, manusia memiliki sifat dasar yang senang bermain dan bersenang-senang. Jadi jika bisa menciptakan konten interaktif dan menarik, kita akan mendapatkan perhatian konsumen.

Pertanyaan besarnya adalah, bagaimana menciptakan konten yang menggoda orang? Berikut adalah beberapa ide untuk membuat konten interaktif yang menarik.

1. Kuis atau Polling

Seperti kami sebut di atas, setiap orang memiliki dorongan untuk berkompetisi. Karena itu, membuat kuis yang menciptakan jiwa kompetitif dapat menjadi cara menggoda audience untuk berinteraksi.

2. Kalkulator

Yang dimaksud kalkulator di sini adalah fitur untuk menghitung faktor tertentu. Ketika Anda bisa menghitung harga yang harus dibayarkan setelah mendapatkan potongan harga.

3. Assessment

Anda juga bisa merebut hati audiens dengan menawarkan bantuan. Salah satunya adalah fitur assessment yang membantu audiens memahami profil diri mereka. Contohnya jika perusahaan Anda bergerak di bidang makanan sehat, Anda bisa membuat konten interaktif yang membantu audiens menghitung jumlah kalori ideal yang bisa dikonsumsi.

Dilihat sebanyak 10

* hubungi Jasa Pembuatan Website klik tombol diatas