Cara Mengelola Website Untuk Pemula Bag 1

Cara Mengelola Website Untuk Pemula Bag 1

Tahukah anda jika mengelola website tidak serta merta hanya menjaga agar website dapat diakses dengan baik atau hanya sekedar diperpanjang setiap tahunnya. Perlu adanya cara mengelola website yang mengkhusus agar website tersebut bisa bersaing di mesin pencari. Melalui artikel ini, mahadisuta.com mencoba menguraikan kepada anda tentang cara mengelola website bagi pemula. Bagi pemula tentunya perlu banyak pemahaman agar pengelolaan yang anda lakukan dapat menghasilkan atau mencapai tujuan yang anda inginkan. Entah tujuan tersebut berupa banyaknya kunjungan di setiap halaman ataupun adanya pembelian dari produk yang anda tawarkan di website anda. Sebelum lanjut pada bagian cara mengelola website bagi pemula, saya akan menjelaskan tentang beberapa hal yang penting untuk anda pahami terutama tentang cara kerja mesin pencarian secara umum. Kenapa hal ini perlu anda pelajari? Hal ini dikarenakan setiap pengelolaan yang anda lakukan terhadap website anda akan selalu berkaitan dengan hasil pencarian di mesin pencari seperti Google, Bing, maupun Yahoo. Semakin baik posisi halaman di hasil pencarian mesin pencari maka akan mengindikasikan bahwa pengelolaan anda sudah berhasil atau sudah tepat. Proses sederhana dari mesin pencari dalam melakukan penampilan hasil penelusuran yaitu dimulai dari proses indexing. Proses indexing diawali dengan proses pendaftaran dari pemilik website. Jadi jika ingin website di index oleh mesin pencari, maka anda harus mendaftarkan website anda ke mesin pencari yang anda inginkan. Anda akan diberikan code verifikasi dari mesin pencari untuk dipasang di website anda. Setelah proses pemasangan code verifikasi yang sekaligus merupakan nomor unik untuk pelacakan dari mesin pencari ini selesai dilakukan. Maka website anda sudah siap untuk diindex oleh mesin pencari tersebut. Agar mesin pencari dapat lebih mudah dalam proses index halaman web yang telah anda publikasikan, anda dapat menambahkan sitemap di website anda. Selengkapnya anda dapat membaca artikel cara memetakan website dengan sitemap ini. Jika anda ingin mengetahui atau berdiskusi lebih banyak tentang sitemap dan cara kerja mesin pencari, anda dapat berkomentar di halaman ini. Materi akan saya lanjutkan pada bagian cara mengelola website bagi pemula, dimulai dari menulis konten yang relefan.


Menulis konten yang relefan dengan tujuan web anda
Ketika anda memutuskan untuk membuat website, maka anda juga harus memutuskan apa saja konten yang akan ditampilkan di website tersebut. Usahakan konten yang anda publikasikan saling terkait satu sama lain. Tujuan dari keterkaitan konten ini yaitu untuk menjaga agar topik bahasan dan kesesuaian target pengguna. Contohnya jika website anda mempromosikan tentang busana maka topik bahasan yang anda publikasikan hendaknya seputaran busana, dengan hal ini pengguna yang mengunjungi website anda akan mendapatkan informasi yang relefan dan sekaligus anda dapat mempromosikan produk anda dengan leluasa. Mengelola konten bukanlah hal yang mudah, terutama jika anda dalam posisi pemula. Anda perlu banyak membaca dan mempraktekkan strategi-strategi dalam cara membuat artikel di website agar ramah dengan mesin pencari dan menarik untuk di baca. Berdasarkan pengalaman saya, di awal anda akan sedikit merasa susah dalam membuat konten yang saling terkait satu sama lain. Namun seiring berjalannya waktu dan semakin banyaknya artikel yang relefan dengan topik website, maka anda dapat dengan mudah mengaitkan artikel baru anda dengan artikel sebelumnya. Agar semuanya menjadi lebih mudah, anda dapat menggunakan Search Console (Web Master Tools) atau Google Analytics untuk mencari judul atau topik bahasa yang kiranya dapat dipakai sebagai bahan publikasi baru. Anda dapat memanfaatkan kueri pencarian (search query) yang disajikan dalam Search Console atau Google Analytics sebagai bahan baku baru dalam pengelolaan baik berupa perbaikan dalam artikel yang sudah dipublikasikan ataupun bahan dalam membuat artikel baru. Yang terpenting dan sering menjadi hal yang dibiasakan oleh pengelola website pemula yaitu mempublikasikan artikel yang merupakan hasil copy dari website lain. Hal ini sangat tidak baik untuk website anda. Mesin pencari seperti Google sangat menyukai konten original dan relefan dengan apa yang dicari pengguna. Dan jika anda melakukan hal ini, saya menyarankan cara yang lebih baik yaitu dengan mendaurulang artikel yang sebelumnya sudah pernah dipublikasikan menjadi artikel yang unik (copywritin . Caranya sangat sederhana, namun bagi yang belum terbiasa akan terasa sedikit sulit dilakukan. Apalagi bagi anda yang selama ini gemarnya dengan yang instan, cara ini mungkin membutuhkan sedikit lebih banyak pembiasaan untuk anda.
Bagi pemula, anda dapat mendaurulang artikel yang ada di internet dengan gaya atau penyampaian sesuai dengan yang anda miliki. Setiap orang relatif memiliki cara penyampaian yang berbeda terhadap suatu kasus yang mereka ketahui. Dari sisi inilah kita mencoba untuk membuat artikel original walaupun pada dasarnya sudah pernah dibahas oleh website yang lain.
Anda dapat membaca beberapa sumber terkait topik bahasan yang ada kemudian menuliskannya kembali ke dalam kertas kosong. Saya sarankan anda jangan membaca per paragraf kemudian menulis di kertas kosong. Jika hal ini anda lakukan maka tulisan anda akan cenderung sama. Saya menyarankan agar anda membaca secara keseluruhan dari beberapa sumber yang relefan kemudian menuliskannya tanpa bantuan dari sumber yang anda lihat sebelumnya. Anda dapat melihat sesekali sumber yang anda rujuk sebagai referensi untuk meyakinkan bahwa apa yang anda sampaikan sudah sesuai dengan yang aslinya. Nah bagi anda yang ingin menghargai hasil karya milik orang lain, anda dapat menyertakan link aktif ke artikel yang anda pakai sebagai referensi. Ini mungkin akan sangat bermanfaat bagi pemilik artikel, karena artikel yang dia publikasikan menjadi rujukan dari website lain.

Dilihat sebanyak 18

* hubungi Jasa Pembuatan Website klik tombol diatas